Monday, February 01, 2010

Tips Pas Photo Job Application

Ya, ya…. Here it is

Saya menemukan pemikiran dan kesimpulan ini pasca mendapatkan tempat magang di salah satu Head Office perusahaan perkebunan di kawasan Kuningan. Kebetulan saya menduduki jabatan HRD Assistant.

Agak suatu keberuntungan, saya jadi bisa melihat sekilas (glaring) setumpuk CV competitors saya untuk mendapatkan posisi ini, nah, kebetulan saya meng-highlight pas poto mereka. Untuk requirement, HRD perusahaan ini meminta calon intern untuk mengirimkan CV nya yang di sudut kanan atas nya dicantumkan foto kami masing-masing.

Pada umumnya di CV-CV tersebut foto yang dikirmkan adalah pas foto yang benar-benar pas foto ^^. Maksudnya : yang latar belakang foto nya itu kalau tidak merah, ya biru. Dengan kata lain pas foto yang formal. Tetapi ada juga yang fotonya ‘unproper’. I mean : kalau kita melihat prof pic Facebook orang lain yang suka ambil angel dari atas, lalu senyum dengan kepala dimiringkan ke kanan. Nah itu… terkesan tidak professional.

Sedangkan pas foto yang saya kirim adalah foto saya berdua dengan sahabat saya, kemudian saya crop. Hehe… hanya iseng, karena belum memiliki pas foto terbaru, yang masih ada adalah saat saya SMA. Lagipula saat itu saya berpikir : kalau tidak diterima ya bukan rezki. Kebetulan sekali, foto itu adalah foto saat saya sedang bahagia, alami. Karena kejadian sebelum foto itu terlalu membuat saya senang bukan main (note : foto tertanggal 14 September 2009, sore, pasca dapet gift surprise) hehe… mungkin ada yang tahu bagaimana saya begitu senang (baca: titut)

Intinya: pas foto saya adalah foto hasil crop, dengan latar belakang desain interior restoran Jepang (saat itu sedang di restoran Jepang), dan senyum nya alami. Saya sebenarnya agak heran juga dengan perusahaan yang mensyaratkan foto ini, biasanya tidak perlu meminta, para applicant akan memberikan dengan sendirinya, tetapi ini terkesan ‘wajib’. Mungkin dari foto itulah penilaian tahap awalnya.

Sekitar 3 hari kemudian ada email dari perusahaan tersebut bahwa saya diminta hadir untuk interview tahap awal. Ya, tahap awal. Karena tahap akhirnya interview langsung oleh direksi. Saya salah satu dari 3 orang yang beruntung. Alhamdulillah…
Jadilah sekarang saya menjadi satu-satunya intern di HO perusahaan tersebut.

Saya sendiri berkesimpulan untuk kreatif, dan berani ambil risiko dari pengalaman tersebut. Jangan mau menjadi sama dengan orang lain, dan tetaplah professional. Bahkan untuk hal sekecil pas foto sekalipun :p

3 comments:

Titut said...
This comment has been removed by the author.
Titut said...

jadi tipsnya apa sha?? kok gw ga menemukan isi tipsnya ya sha?? yg ada malah nama gw disebut2 hahahaha

First Emiral said...

be creative and don't be naive ^_~ untuk job apllction, scoring pertama selain CV adalah photo, tut
* tau kan kenapa aku seneng bgt? :)

Post a Comment